Harga Aluminium Terus Tergerus pada Kuartal Ketiga Ini

Harga alumunium terkoreksi pada kuartal III kali ini. Mengutip Bloomberg, harga alumunium kontrak tiga bulanan di London Metal Exchange (LME) per akhir September ditutup pada tahapan US$ 2.062 per metrik ton. Harga alumunium di kuartal III melorot 3,3%. Adanya keuntungan taking diduga menjadi penyebab melemahnya alumunium secara teknis.

Andri Hardianto, analis Asia Trade Point Futures mengatakan padahal terkoreksi, sentimen rentang panjangnya masih terbilang bullish sampai penutupan kuartal berikutnya. Unsur pensupport lain ialah ditutupnya sebagian smelter di China pada akhir tahun.

“Sekiranya kita lihat permintaan dari konsumen terbesar ialah China relatif stabil. Pada semester pertama di 17,782 juta ton ada kenaikan 0,9% di jangka waktu yang sama tahun lalu. Diperkirakan hingga akhir tahun permintaan China akan relatif stabil,” jelasnya.

Artikel Terkait: jual acp

Pergerakan harga alumunium juga masih diberi pengaruh oleh pengaruh hukuman Amerika Serikat kepada Perusahaan Rusia United Co. Rusal. Produsen alumunium terbesar di luar China ini mendonasi lebih dari sepertiga stok di gudang LME.

“Ia ialah produsen alumunium yang cukup besar yang tak boleh mencontoh transaksi dagang. Ini juga menjadi sentimen bullish,” ujarnya. Andri memproyeksikan harga timah masih akan bullish hingga akhir tahun.

Kemarin, harga alumunium berada di US$ 2.118 per metrik ton. Harga logam industri ini tergerus 6,61% semenjak permulaan tahun.

 

Sumber: http://kencanapanelindo.com/harga-aluminium-composite-panel/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *